TUGAS
LINGUISTIK BANDINGAN
Diajukan
untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Linguistik
Bandingan
Disusun Oleh :
RAMIATI RAMAN
NIM : 2015-35-043
KELAS : A
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Universitas Pattimura Ambon
2017
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur penulis
ucapkan kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa karena dengan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan dalam mata kuliah Linguistik Bandingan. Penulis berterimakasih
kepada ibu
dosen mata kuliah Linguistik
Bandingan yang telah memberikan tugas ini
kepada penulis.
Adapun makalah Linguistik Bandingan ini diambil dari referensi
seperti internet,
sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Makalah ini
berisi tentang perubahan-perubahan
pada kata kerja berdasarkan lima bahasa yang dikemukakan oleh Franz Bopp
(1867-1971), serta contoh bahasa berdasarkan tipologi struktural.
Penulis berharap, dengan membaca makalah ini dapat memberi
manfaat bagi kita serta dapat menambah wawasan. Memang makalah ini masih jauh
dari kesempurnaan, maka penulis mengharapkan kritik dari pembaca demi perbaikan
menuju arah yang lebih baik.
Ambon,
Maret 2017
PENULIS
DAFTAR
ISI
Halaman
Judul ...................................................................................................................... i
Kata
Pengantar ..................................................................................................................... ii
Daftar
Isi ............................................................................................................................... iii
Bab
I : Pendahuluan
1.1.
Latar Belakang ................................................................................................... 1
1.2.
Rumusan Masalah .............................................................................................. 1
1.3.Tujuan
Penulisan ................................................................................................. 1
Bab
II : Pembahasan
2.1.
Contoh Kata Kerja Berdasarkan Lima
Bahasa yang
Dibandingkan Franz Boop .......................................................... 2
2.1.1. Bahasa Persia ............................................................................................ 2
2.1.2. Bahasa Yunani ......................................................................................... 3
2.1.3. Bahasa Latin ............................................................................................. 4
2.1.4. Bahasa Jerman .......................................................................................... 5
2.1.5. Bahasa Sansekerta .................................................................................... 7
2.2. Contoh
Bahasa Berdasarkan Tipologi Struktural ............................................... 7
2.2.1. Tipe Bahasa Aglutinatif ........................................................................... 7
2.2.2. Tipe Bahasa Fleksi (Infleksi) .................................................................... 8
2.2.3. Tipe Bahasa Flekso-aglutinatif ................................................................. 8
2.2.4. Tipe Bahasa Isolatif .................................................................................. 9
Bab
III : Penutup
3.1.
Kesimpulan .................................................................................................................... 10
Daftar
Rujukan ..................................................................................................................... 11
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Franz Bopp
merupakan tokoh peletak dasar-dasar ilmu perbandingan bahasa. Franz Bopp juga merupakan tokoh dalam Sejarah Linguistik
Bandingan Historis (Linguistik Historis Komparatif). Periode I (1830-1860). Ia membandingkan akhiran-akhiran kata kerja
dalam bahasa Sangsekerta, Yunani, Latin, Persia, dan German yang diterbitkan
tahun 1816.
Menurut KBBI Pusat Bahasa (2008), tipologi adalah ilmu yang
mempelajari kesamaan sintaksis dan morfologi bahasa-bahasa tanpa
mempertimbangkan sejarah bahasa. Tipologi juga bisa diartikan sebagai
pembicaraan dan pembahasan perihal tipe bahasa, yaitu corak khusus suatu
bahasa.
Tipologi bahasa
adalah cabang linguistik yang meneliti corak atau tipe kesemua bahasa yang ada
di dunia. Bahasa yang coraknya sama atau setidak-tidaknya mirip dikelompokkan
menjadi satu golongan atau dalam satu kelas yang sama, digolongkan sebagai satu
tipe.
1.2. Rumusan Masalah
Dari
utaian latar belakang di atas dapat kita rumuskan masalah yang akan dibahas
dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
1)
Bagaimanakah
contoh akhiran pada kata kerja berdasarkan lima bahasa yang dibandingkan oleh
Franz Bopp?
2)
Apa sajakah
contoh bahasa-bahasa berdasarakan tipologi struktural?
1.3. Tujuan
Penulisan
Tujuan
dari penulisan makalah ini adalah untuk mengerjakan tugas mata kuliah Telaah
Kurikulum dan Buku Teks, mengenai sejarah perkembangan kurikulum yang pernah
berlaku di Indonesia.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Contoh Kata Kerja
Berdasarkan Lima Bahasa yang Dibandingan Franz Bopp (1867-1971)
2.1.1. Bahasa Persia
1)
Mau = Khâstan
- Saya
= Mikhâham
- Kamu
= Mikhâ-He
- Mereka
= Mikhâ-Heed
2)
Datang : Âmadan
- Saya
= Mi-Âyeed
- Dia = Mi-Âyeem
3)
Tinggal
= Zendegi (Eghâmat) Kardan
- Saya = Zendegi Mikonid
- Dia = Zendegi Mikonam
4)
Merokok
= Mikeshid
- Saya = Mikesham
- Anda = Bekesham
5)
Berbahasa
= Baladan
- Saya = Baladid
- Anda = Baladam
6)
Kunjungi = Bezanan
- Saya = Bezanid
- Anda = Bezanam
2.1.2. Bahasa Yunani
1) Pergi
= Pigaíno (Πηγαίνω)
- Saya Pergi = Píga (Πήγα)
- Mereka Pergi = Páne (Πάνε)
- Kami Pergi = Páme (Πάμε)
- Dia Pergi = Píge (Πήγε)
- Kamu Pergi = Páte (Πάτε)
2)
Makan = Fáo (Φάω)
- Saya Makan = Tróo (Τρώω)
- Mereka Makan = Tróne (Τρώνε)
- Kami Makan = Tróme (Τρώμε)
- Dia Makan = Tróei (Τρώει)
- Kamu Makan = Tróte (Τρώτε)
3)
Tidur = Ýpnos (Ύπνος)
- Saya Tidur = Koimámai (Κοιμάμαι)
- Mereka Tidur = Koimoúntai (Κοιμούνται)
- Kami Tidur = Kreváti (Κρεβάτι)
- Dia Tidur = Koimótan (Κοιμόταν)
- Kamu Tidur = Koimáste (Κοιμάστε)
4)
Lupa = Xecháste (Ξεχάστε)
- Saya Lupa = Xéchasa (Ξέχασα)
- Mereka Lupa = Xéchasan (Ξέχασαν)
- Kami Lupa = Xechnáme (Ξεχνάμε)
- Dia Lupa = Xéchase (Ξέχασε)
- Kamu Lupa = Xechásei (Ξεχάσει)
5)
Bermain = Paichnídi (Παιχνίδι)
- Saya Bermain = Paízo (Παίζω)
- Mereka Bermain = Paízoun (Παίζουν)
- Kami Bermain = Paízoume (Παίζουμε)
- Dia Bermain = Paízei (Παίζει)
- Kamu = Paízete (Παίζετε)
6)
Bicara = Miló (Μιλώ)
- Saya Bicara = Miló (Μιλώ)
- Mereka Bicara = Miloún (Μιλούν)
- Kami Bicara = Miláme (Μιλάμε)
- Dia Bicara = Mílise (Μίλησε)
- Kamu Bicara = Miláte (Μιλάτε)
7)
Memasak = Mágeiras (Μάγειρας)
- Saya Memasak = Mageirévo (Μαγειρεύω)
- Mereka Memasak = Mageirévoun (Μαγειρεύουν)
- Kami Memasak = Mageirikí (Μαγειρική)
- Dia Memasak = Mageirévei (Μαγειρεύει)
- Kamu Memasak = Mageirévete (Μαγειρεύετε)
8)
Tertawa = Gélio (Γέλιο)
- Saya Tertawa = Geló (Γελώ)
- Mereka Tertawa = Geláne (Γελάνε)
- Kami Tertawa = Geláme (Γελάμε)
- Dia Tertawa = Geláei (Γελάει)
- Kamu Tertawa = Geláte (Γελάτε)
2.1.3. Bahasa Latin
1)
Berlari = Cursus
- Mereka berlari = Currebant
- Kami berlari = Cucurrimus
- Dia berlari = Cucurrit
2)
Berenang = Natare
- Mereka berenang = Natant
- Dia berenang = Natat
- Kamu berenang = Natas
3)
Duduk = Sit
- Saya duduk = Sedebam
- Mereka duduk = Sedebit
- Kami duduk = Sedentes
- Dia duduk = Sedit
4)
Menangis = Clamor
- Kami menangis = Clamamus
- Kamu menangis = Clamabitis
5)
Berjalan = Ambulemus
- Saya berjalan = Ambulavit
- Mereka berjalan = Ambula
- Kami berjalan = Ambulaverunt
- Kamu berjalan = Ambulare
6)
Belajar = Disce
- Saya belajar = Didici
- Kami belajar = Discere
- Dia belajar = Didicit
2.1.4.
Bahasa Jerman
1)
Menangis = Schrei
- Mereka menangis = Riefen
- Dia menangis = Rief
- Kita menangis = Rufen:
2)
Menyahut = Antworten
- Saya menyahut = Antwortete:
- Mereka menyahut = Antworteten:
3)
Melambai = Welle
- Saya melambai = Winkte
- Kami melambai = Winkten
4)
Menagkap = Fang
- Saya menangkap = Fing
- Mereka menangkap = Fangen
- Dia menangkap = Gefangen
5)
Bergembira = Freudig
- Saya bergembira = Freue
- Mereka bergembira = Freuen
- Dia bergembira = Freute
6)
Melompat = Springen
- Saya melompat = Springe
- Dia melompat = Springt
7)
Memeluk = Umarmung
- Saya memeluk = Umarme
- Mereka memeluk = Umarmen
- Dia memeluk = Umarmte
8)
Menggosok = Reiben
- Saya menggosok = Reibe
- Mereka menggosok = Reiben
- Dia menggosok = Reibt
2.1.5. Bahasa Snasekerta
1) Berubah = Malih
-
Saya = Maliha
-
Kamu = Malihe
2) Ditahan = Ampeh
-
Saya = Ampeh
-
Kamu = Ampehe
3) Diambil = Karad
-
Saya = Karad
-
Kamu = Karade
-
Dia = Karadne
4) Dimakan / Disebut = Katelah
-
Saya = Katelah
-
Dia = Katelahne
5) Diajarai = Kawasita
-
Saya = Kawasitā
-
Kamu = Kawasite
2.2. Contoh Bahasa
Berdasarkan Tipologi Struktural
Tipologi struktural adalah pengelompokan bahasa berdasarkan
karakteristik dan ciri-ciri struktur bahasa. Berdasarkan tipologi struktural
dikenal tipe-tipe bahasa sebagai berikut.
2.2.1.
Tipe Bahasa Aglutinatif
Tipe aglutinatif, yaitu tipe bahasa yang hubungan
gramatikalnya dan struktur katanya dinyatakan dengan kombinasi unsur-unsur
bahasa secara bebas. Dalam tipe ini, pembentukan kata dapat dilakukan dengan
afiksasi (pembentukan kata melalui pengimbuhan), komposisi (pembentukan kata
melalui pemajemukan), dan reduplikasi (pembentukan kata melalui pengulangan).
Bahasa-bahasa yang tergolong tipe ini, antara lain: bahasa
Jawa, bahasa Melayu, bahasa Gorontalo, bahasa Sunda, bahasa Dayak, bahasa
Makasar, bahasa Malagasi, bahasa Tapalog, dan bahasa-bahasa Austronesia pada
umumnya.
2.2.2.
Tipe Bahasa Fleksi (Infleksi)
Tipe bahasa fleksi, yaitu tipe bahasa yang hubungan
gramatikalnya tidak dinyatakan dengan urutan kata, tetapi dinyatakan dengan
infleksi. Bahasa yang bertipe fleksi struktur katanya terbentuk oleh perubahan
bentuk kata.
Ada dua macam perubahan bentuk kata dalam bahasa tipe ini,
yaitu dengan deklinasi dan konjugasi.
1)
Deklinasi adalah perubahan bentuk kata yang disebabkan oleh
jenis, jumlah, dan kasus.
2)
Konjugasi adalah perubahan bentuk kata yang disebabkan oleh
perubahan persona, jumlah, dan kala.
Bahasa-bahasa yang secara murni bertipe fleksi adalah bahasa
Arab, Sanskerta, dan bahasa Latin.
Ada 2 macam fleksi :
a)
Fleksi deklinasi, yaitu fleksi mengenai kata benda
-
Contoh : foot >>feet, mouse>>mice,
tooth>>teeth
b)
Fleksi konjungsi, yaitu fleksi mengenai kata kerja
-
Contoh : go went gone, eat ate eaten
2.2.3.
Tipe Bahasa Flekso-aglutinatif
Tipe ini merupakan perpaduan tipe bahasa fleksi dan tipe
bahasa aglutinatif. Bahasa tipe ini sebagian struktur morfologisnya mengikuti
corak tipe bahasa fleksi dan sebagian lagi mengikuti tipe bahasa aglutinatif.
Bahasa Inggris menjadi salah satu contoh bahasa yang memiliki tipe
fleksoaglutinatif.
2.2.4.
Tipe Bahasa Isolatif
Tipe bahasa isolatif, yaitu tipe bahasa yang dalam
menyatakan hubungan gramatikalnya dinyatakan dan bergantung pada urutan kata,
sedangkan bentuk katanya tidak mengalami perubahan bentuk kata secara
morfologis melainkan perubahan yang ada hanya karena perbedaan nada. Tipe bahasa
ini disebut juga bahasa Tonis. Dalam tipologi linguistik, bahasa
isolatif adalah bahasa yang kata-katanya terbentuk dari satu morfem tunggal. Lawannya adalah bahasa sintetis yang memiliki kata yang
terdiri dari banyak morfem.
Bahasa-bahasa yang tergolong
tipe ini, antara lain: bahasa Thai, bahasa Vietnam, dan kelompok bahasa
Cina, seperti Mandarin, Shanghai, Ningpo, Kantong, dan sebagainya.
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Franz Bopp
merupakan tokoh peletak dasar-dasar ilmu perbandingan bahasa. Franz Bopp juga merupakan tokoh dalam Sejarah Linguistik
Bandingan Historis (Linguistik Historis Komparatif). Periode I (1830-1860). Ia membandingkan akhiran-akhiran kata kerja
dalam bahasa Sangsekerta, Yunani, Latin, Persia, dan German yang diterbitkan pada tahun 1816.
Tipologi struktural adalah pengelompokan bahasa berdasarkan
karakteristik dan ciri-ciri struktur bahasa. Berdasarkan tipologi struktural
dikenal tipe-tipe bahasa sebagai berikut :
1)
Aglutinatif;
2)
Fleksi;
3)
dan Isolatif.
DAFTAR RUJUKAN
Khairul Fahmi. 2013. “Penggolongan Bahasa” (Online). http://pengolonganbahasa.blogspot.
com/2013/06/penggolongan-bahasa.html. Diakses
pada tanggal 18 Maret 2017.
Wikipedia.
“Bahasa Isolatif” (Online) . https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_isolatif. Diakses
pada tanggal
20 Maret 2017.
Google
Translate / Google Terjemahan. “Google Terjemahan Bahasa Yunani, Latin, dan
Jerman” (Online) https://translate.google.com. Diakses
pada tanggal 20 Maret 2017


Tidak ada komentar:
Posting Komentar